Film baru Jupe juga diprotes tokoh suku Dayak

Sumber : | Kamis, 1 November 2012 11:27




Film baru Jupe juga diprotes tokoh suku Dayak
Julia Perez @Foto: Hendra

Merdeka.com - Selain masalah gelar, tokoh-tokoh masyarakat Suku Dayak juga memprotes pembuatan film yang mengambil lokasi syuting di Desa Tumbang Atei dan Tumbang Manggu, Kecamatan Sanaman Mantikei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah itu dinilai tidak tepat dalam penggunaan judul.

Terlebih pemeran utamanya diperankan oleh Julia Perez yang dinilai selalu berpenampilan vulgar. Dikhawatirkan akan membawa dampak psikologi yang kurang baik.

"Saya pribadi mengkhawatirkan akan adanya penilaian dari luar bahwa perempuan Dayak adalah seperti yang diperankan Jupe dalam filmnya. Jadi perlu hati-hati dalam mengambil judul," kata Nila Riwut seperti dilansir koran lokal Harian Umum Tabengan terbitan 1 November 2012.

Jupe sendiri menyadari benar perannya dalam film PERAWAN DAYAK akan menuai pro dan kontra. "Setiap apa yang saya lakukan pasti ada pro dan kontra, kenapa harus Jupe yang main di film ini? Kenapa bukan orang asli Dayaknya? Tapi saya bisa jamin keluarga saya dalam film ini merupakan orang-orang asli Dayak," katanya.

Mantan kekasih Ganton Castano itu meminta kepada masyarakat agar menyaksikan filmnya terlebih dahulu sebelum memberikan komentar.

"Mungkin karena nama Julia Perez makanya mereka menganggap, 'wah, film ini pasti gak bener'. Yang pasti nonton dulu kalo udah selesai, barulah boleh komentar," imbuh Jupe usai syuting di Desa Tumbang Manggu, Kalimantan Tengah, Rabu (31/10/2012). (kpl/hen/rea/dar)



Sumber: Kapanlagi.com
Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Tanjung Lesung bakal disulap seperti Dubai
  • Bertengkar, mata Vebby Palwinta dan Andania Suri bengkak
  • Koalisi Merah Putih tolak penjualan pesawat kepresidenan RI
  • Golkar dinilai bakal merugi bila gelar Munas tahun 2015
  • Diperas, Lee Byung Heon penjarakan dua wanita!
  • Menperin akan minta Jokowi kembangkan industri otomotif
  • Usai cabut gugatan di arbitrase, Newmont gencar lobi pemerintah
  • Undang KPK, Kementan berkomitmen tekan budaya gratifikasi
  • Kader PDIP otomatis bakal jadi ketua DPRD DKI
  • Pelindo II kritik pembangunan Pelabuhan Cilamaya
  • SHOW MORE