Ferdy Tahier sayangkan kurangnya label yang menerima lagu anak

Sumber : | Senin, 26 November 2012 12:17




Ferdy Tahier sayangkan kurangnya label yang menerima lagu anak
Ferdy Tahier Foto: KapanLagi.com

Merdeka.com - Perkembangan anak-anak pada jaman sekarang ini dirasakan Ferdy Tahier sangat cepat. Salah satu faktor yang menyebabkannya menurut Ferdy adalah anak pada era ini lebih banyak mengonsumsi lagu orang dewasa dan kurangnya lagu untuk anak seusia mereka.

"Saya tidak bisa stop mereka dengerin lagu sekarang. Media terbuka sekali, kita blok pun percuma, jadi itu membuat mereka menjadi dewasa. Kalau dulu ada batasan, sekarang nggak," ujar Ferdy saat ditemui di acara Perancangan Gerakan Indonesia Berdendang, Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (25/11).

Karena kurangnya label yang bersedia menerima lagu anak, para pencipta lagu harus memutar otak agar bisa mengangkat kembali lagu anak-anak yang sekarang sudah hilang. "Seperti Ahmad Dhani, dia menciptakan lagu buat buat anaknya, tapi dengan gayanya lewat band," katanya.

Saat ini para pencipta lagu anak menurut vokalis Element ini masih terus tetap berkarya. Akan tetapi hanya disimpan sendiri karna tidak adanya minat dari label untuk memakai karya mereka.

"Mungkin dari semua pencipta lagu saat ini hanya diperuntukan buat anaknya, tapi buat publish belum ada yang mendanai," tandas Ferdy. (kpl/aal/rzm)



Sumber: Kapanlagi.com
KUMPULAN BERITA
# Lagu Anak

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Review: el real pancung rekor barca di bernabeu
  • Ditendang dari Demokrat, Ambar Tjahyono bakal tempuh jalur hukum
  • Fan meeting Running Man dihadiri fans asal Papua hingga Thailand
  • Tolak oral seks, kakek di Karawaci dibunuh kekasih sesama jenis
  • Hari kedua SoundsFair, Ipang sajikan energi luar biasa
  • BNN akui pengawasan narkoba di Riau masih lemah
  • Review: Balotelli mandul, The Reds diimbangi Hull
  • Ritual Suro di Gunung Lawu, Andini terjatuh hingga patah tulang
  • Ditawari miliaran, Once lebih pilih Raffi Ahmad
  • Dipecat Demokrat, Ambar Tjahyono belum terima surat pemecatan
  • SHOW MORE