Erwin Gutawa ingin standarisasi kualitas penyanyi anak

Sumber : | Sabtu, 23 Maret 2013 12:27




Erwin Gutawa ingin standarisasi kualitas penyanyi anak
Erwin Gutawa @foto: KapanLagi.com®/Bambang E Ros

Merdeka.com - Lewat album Di Atas Rata-Rata, Erwin Gutawa menginginkan sebuah standarisasi terhadap kualitas penyanyi anak di Indonesia. Menurutnya, anak-anak sekarang sudah memiliki karakter dalam bernyanyi.

"Semua orang bahkan ga tahu kalau anak-anak sekarang referensi musiknya macam-macam. Saya ingin set standar kualitas. Mereka udah milih genre, karakter mereka," kata Erwin saat ditemui di launching album Di Atas Rata-Rata, Blitz Megaplex, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (22/3).

KapanLagi.com/Bambang E Ros

Erwin berharap proyek-proyek seperti ini bisa menjadi inspirasi bagi anak Indonesia. Tidak hanya di dalam album, tapi bisa diaplikasikan dengan lebih luas menjadi cara berpikir dan etos untuk selalu berbuat di atas rata-rata.

"Mudah-mudahan proyek ini bisa menjadi inspirasi dan standar kualitas. Nggak cuma nyanyi nggak fals aja," lanjut Erwin, berharap.

Erwin memandang, sebagai generasi penerus bangsa, anak-anak harus diberikan jalan dan kesempatan untuk berbuat yang terbaik.

"Anak 10 tahun sekarang udah bisa nyanyi klasik atau jazz. Makanya dengan adanya anak-anak berprestasi seperti ini, orang tua jadi nyari guru untuk anaknya, orang tua support. Semua bisa asal dikasih kesempatan," tandasnya. (kpl/ato/rea/adb)



Sumber: Kapanlagi.com
Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Tanjung Lesung bakal disulap seperti Dubai
  • Bertengkar, mata Vebby Palwinta dan Andania Suri bengkak
  • Koalisi Merah Putih tolak penjualan pesawat kepresidenan RI
  • Golkar dinilai bakal merugi bila gelar Munas tahun 2015
  • Diperas, Lee Byung Heon penjarakan dua wanita!
  • Menperin akan minta Jokowi kembangkan industri otomotif
  • Usai cabut gugatan di arbitrase, Newmont gencar lobi pemerintah
  • Undang KPK, Kementan berkomitmen tekan budaya gratifikasi
  • Kader PDIP otomatis bakal jadi ketua DPRD DKI
  • Pelindo II kritik pembangunan Pelabuhan Cilamaya
  • SHOW MORE