Dynamic Blues: Kolaborasi dengan Pay dan Irang kenapa enggak?

Sumber : | Selasa, 23 April 2013 13:47




Dynamic Blues: Kolaborasi dengan Pay dan Irang kenapa enggak?
Dynamic Blues Foto: Acat

Merdeka.com - Sebagai seorang musisi tentu ada baiknya sharing dengan para musisi lain yang telah lebih eksis. Hal itulah yang di lakukan oleh Band Dynamic Blues sebelum mengeluarkan single baru mereka yang berjudul Dynamic Blues.

"Lagu Galau ini sempat aku dengerin ke Pay dan Irang dan mereka bilang suka lagunya, original. Dan ini membuat gue semakin bersemangat," ujar Rudi sang vokalis saat ditemui di kawasan Senayan, Senin (22/4).

Tak banyak kritik yang mereka dapatkan usai mendengarkan lagu andalannya itu pada Pay dan Irang. "Lebih ke alat, soalnya alat-alat yang kita gunakan nggak sebagus yang mereka gunakan. Tetapi itu bukan masalah Tapi hasil akhirnya.dan balik lagi SDMnya, dan bagi kami dengan suka lagu kami itu satu support yang sangat luar biasa," ujarnya yang tak memungkiri akan berkolaborasi dengan Pay dan Irang.

"Kalau ada kesempatan kenapa nggak. Tetapi untuk nyanyikan lagu mereka nggak, bukan idealis tetapi kami memiliki karya, mungkin kalau kerjasama bisa ke arah aransemen musik," katanya (kpl/gum/faj)

Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


Sumber: Kapanlagi.com
KUMPULAN BERITA
# Musik Indonesia

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Kasus Annas Mamun berpotensi dilindungi Lembaga Kepresidenan
  • Megawati masih punya pengaruh menentukan kabinet Jokowi-JK
  • Tim Faisal Basri minta Pertamina stop impor premium
  • Baru 11 tahun, bocah di Sydney sudah ujian kelulusan setara SMA
  • Survei Cyrus: Dukungan rakyat terhadap Jokowi-JK masih kuat
  • Pasek soal kedekatan Anas dan Machfud Suroso: Saya tidak tahu
  • Kemendagri diminta cabut Perda Kehutanan bermasalah
  • Banyak keluarga di Demokrat, SBY dinilai tak sehat pimpin partai
  • Menteri Desa sebut CSR perusahaan tambang tak sentuh masyarakat
  • Siap lawan SBY, Gede Pasek sebut tak kan bikin Munas tandingan
  • SHOW MORE