Dik Doank ajarkan poligami ke anak-anak?

Sumber : | Jumat, 10 Agustus 2012 04:55




Dik Doank ajarkan poligami ke anak-anak?
Dik Doank

Merdeka.com - Agenda jumpa pers yang sedianya akan digelar selebritis Dik Doank perihal keputusannya untuk berpoligami tidak sesuai dengan apa yang direncanakan. Ditemui di Kandank Jurank Doank, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (9/8/2012), pria tersebut tidak memberikan kesempatan para awak media yang sudah menunggunya sejak siang untuk bertanya soal poligami.

Yang disayangkan, Dik Doank justru menjelaskan soal keputusannya itu di depan siswa dan guru Madrasah Pembangunan yang sedang mendengarkan tausyah dari pemilik nama lengkap Raden Rizki Mulyana Kertanegara Hayang Denada Kusuma tersebut.

Dalam penjelasannya, Dik Doank memaparkan dalam pemberitaan beberapa hari belakangan ini, dirinya merasa disudutkan. "Bantu aku, kemarin ada berita yang ingin menghancurkan 'Kandank Jurank Doank' kayak Darut Tauhid (Pondok Aa Gym)," ujar Dik Doank dengan pengeras suara di hadapan anak-anak dan guru Madrasah Pembangunan.

Dengan menggunakan dalil surat Al Quran, surat Al Kautsar, pria tersebut lantas menjelaskan soal poligami. "Kenapa kamu tertarik dengan kemesraan aku. Poligami itu sunnah. Punya istri satu tapi selingkuh. Bagi aku poligami itu tidak ada diskusi dan tanya jawab," katanya menyindir.

Cara Dik Doank yang tak lazim ini sangat disayangkan, apalagi karena dirinya mengucapkan hal tersebut di depan anak-anak yang belum selayaknya mendengar kalimat-kalimat tersebut. (kpl/hen/sjw)

Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Dikritik hanya meributkan Petral, Faisal Basri membela diri
  • Cerita kaum muda negara Islam mulai kerajingan tato
  • Ini 4 masakan istri wali kota Solo yang digandrungi Megawati
  • ABG wanita di Rohul diperkosa 4 pria, satu pelaku kakek 54 tahun
  • Pasek: Ibas dan Syarief Hasan lebih layak dipecat dari Demokrat
  • Gunung Gamalama erupsi, Peringatan HUT Kota Ternate dibatalkan
  • Faisal Basri minta pemerintah subsidi Pertamax
  • Gaji Rp 1 juta, tukang sapu di Bekasi kesehatannya tak terjamin
  • Kasus Annas Mamun berpotensi dilindungi Lembaga Kepresidenan
  • Megawati masih punya pengaruh menentukan kabinet Jokowi-JK
  • SHOW MORE