Awas! single Gamma1 '1 Atau 2' beracun

    Sumber : | Selasa, 3 April 2012 02:20




    Awas! single Gamma1 '1 Atau 2' beracun
    Gamma1 Foto: Deni

    Merdeka.com - Di tengah hingar bingarnya boy dan girl band yang merajai pasar musik tanah air, Trinity Optima Production malah memunculkan band beraliran Melayu-Dangdut, Gamma1. Alhasil keputusan berani tersebut ditanyakan wartawan saat media gathering bersama Gamma1 di Sereh Manis, Sabang, Jakarta Pusat, Senin (2/4).

    Menurut Marketing Director Trinity Optima Production Rizki Utami, alasan pihaknya berani mengambil Gamma1 lantaran aliran musik jenis Melayu-Dangdut masih digemari masyarakat terutama di daerah-daerah.

    "Kita pilih mereka karena bila dilihat dari data, untuk genre kayak gini masih bagus. Makanya kita pilih walau berhadapan dengan jenis musik baru. Genre Melayu cenderung dangdut banyak peminat. Sebab orang sekarang mendengar lagu sesuai dengan perasaan," urai Kiki, sapaan akrabnya.

    Kendati begitu, hitungan-hitungan bisnis tetap ada. Pasalnya, pihaknya juga enggan melemparkan karya yang tidak diketahui pecinta musik. Untuk itu, Trinity pun mengenalkan lagu yang sudah akrab di telinga.

    "Kita pilih lagu 1 atau 2 karena itu yang mereka populerkan di Youtube. Akan sayang kalau orang banyak tahu tapi malah mengangkat lagu lain. Single ini ada racunnya, dengan mendengar itu orang jadi terngiang-ngiang," jelasnya lagi. (kpl/dis/faj)



    Komentar Anda


    Be Smart, Read More
    Back to the top

    Today #mTAG iREPORTER
    LATEST UPDATE
  • Black orlov, permata tersohor dengan kisah sekelam warnanya
  • Sepekan api berkobar, kebakaran Gunung Merbabu tak juga padam
  • Pria Amerika ingin tukar tiket nonton baseball dengan bercinta
  • Produk otomotif ditarget masuk tiga besar penyumbang ekspor
  • Mahasiswa antikorupsi demo minta Setya Novanto ditangkap
  • Ruhut Sitompul: Kurang apa SBY? Mega yang enggak mau ketemu
  • Garuda Indonesia: Seharusnya Kemenhub tegur Angkasa Pura
  • Renegosiasi kontrak 100 perusahaan tambang ditarget tuntas
  • Ribuan warga Dayak seluruh dunia hadiri Tumbang Anoi
  • Kesimpulan sementara, Freeport bersalah atas kecelakaan pekerja
  • SHOW MORE